DRAFT AD/ART

ANGGARAN DASAR
PAGUYUBAN ANGKATAN 2002

BAB I
U M U M
Pasal 1
NAMA
1. Organisasi ini merupakan gerakan moral dansosial kemasyarakatan bernama PAGUYUBAN 2002/DEN 22.
Pasal 2
TEMPAT, WAKTUDAN KEDUDUKAN
1. PAGUYUBAN 2002 didirikan atau deklarasikan di Jakarta, pada tanggal 06 Oktober 2012 dan pada tanggal 01 Desember 2012 di tetapkan sebagai HUT PAGUYUBAN 2002.
2. PAGUYUBAN 2002 didirikan untuk jangka waktu yang tidak dapat ditentukan dan berkedudukan di Ibukota Negara Republik Indonesia.
Pasal 3
AZAS DAN LANDASAN
1. PAGUYUBAN 2002 berazaskan Eka Bhari Dharma Bakti Prajatama dan Lima citra manusia perhubungan.
2. Azas Kebersamaan
3. Azas Musyawarah dan mupakat.
4. PAGUYUBAN 2002 berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

Pasal 4
MAKSUD DAN TUJUAN
1. Maksud berdirinya PAGUYUBAN 2002 bersifat sosial, mandiri, keterbukaan,dan musyawarah dengan meningkatkan kualitas konpetensi sumber daya anggota angkatan 2002,Bahwa tugas dan tanggung jawab di masa yang akan datang sangatlah besar bukan hanya sekedar memajukan/membesarkan organisasi tersebut melainkan untukmembentuk kader – kader yang berkualitas gunamenjabat di struktural maupun fungsional.

2. PAGUYUBAN 2002 didirikan dengan tujuan untuk mepererat tali persaudarakan,mensejahterakan dan meningkatkan kualitas kompetensi sumber daya yang dimiliki setiap anggota 2002, agardapat bermampaat di kementerian perrhubungan khususnya organisasinya.
BAB II
USAHA
Pasal 5
Untuk mencapai tujuan tersebut, PAGUYUBAN 2002 akan menyelenggarakan dan mengusahakan kegiatan pokok yang konsepsional dan sistematis untuk :
1. Ikut berperan secara aktif membantu segala Upaya Pemerintah dalam arti yang seluas-luasnya untuk :
a. Membina hubungan persaudaraan yang kokoh di antara sesama anggota paguyuban 2002 dan angkatan KPLP tahun 2002 yang tersebar di seluruh wilayah indonesia.
b. Memberikan pelayanan pembiayaan usaha kepada anggota untuk tujuan peningkatan kesejahteraan anggotanya.
2. Meningkatkan kualitas sumber daya anggotanya melalui pendidikan dan pelatihan serta keterampilan yang telah atau belum di milikinya.
3. Meningkatkan peran aktif kader – kader paguyuban 2002 dalam memajukan organisasi dan berdaya guna di kementerian perhubungan khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.
BAB III
STATUS, FUNGSI DAN PERAN

Status
Pasal 6

PAGUYUBAN 2002 merupakan organisasi kebersamaan, kemandirian dan sosial.

Fungsi
Pasal 7

PAGUYUBAN 2002 berfungsi sebagai pelopor memajukan sumber daya dan kompetensidi kementreian perhubungan, agar menjadi garda terdepan Direktorat jendelar perhubungan laut.
Peran
Pasal 8

PAGUYUBAN 2002 berperan sebagai wadah dan aspirasi angkatan 2002 yang memperjuangkan hak-hak dan cita-cita kebersamaanangkatan 2002.

BAB IV
LAMBANG PAGUYUBAN 2002

Pasal 9
PAGUYUBAN 2002 berlambangkan gambar Lumba – lumba dan Terisula sertaPeta Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam sebuah lingkaran yang berwarna kuning di apit dengan 2 (dua) jankar, di dalam lingkaran terdapat bendera merah puti dan kanan – kirinya ditambah bintang, serta dibawahnya terdapat tulisan “ EKA BAHARI DHARMA BHAKTI PRAJATAMA “.
Pasal 10
Pin/Lencana
Pin/Lencana digunakan sebagai identitas Paguyuban Angkatan 2002yaitu terbuat dari berbahan logam kuningan yang berdiameternya 45cm, panjang 35cm, lebar 15cm dan gambar dicetak dengan timbul sesuaiLambang Paguyuban angkatan 2002.
BAB V
KEANGGOTAAN
Pasal 11
1. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka.
2. Yang diterima menjadi anggota/kader Paguyuban 2002 adalah yang memenuhi syarat-syarat berikut:
a. Perseorangan yang mempunyai kemampuan penuh untuk komit dengan norma – norma yang ada di dalam Visi, misi dan tujuan berdirinya organisasi ini.

b. Anggota paguyuban 2002 adalah harus anggota KPLP atau Aparatur Kemenhub yang masuk kerjanya TMT 01 – 12 – 2002.
c. Anggota paguyuban 2002 berkewajiban mendukung dan mensukseskan usaha-usaha yang dijalankan, dan berhak mendapatkan manfaat dari kegiatan-kegiatan tersebut.
d. Menyetujui isi AD dan ART serta ketentuan Paguyuban 2002 lainnya.

HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA
Pasal 12
1. Setiap anggota atau kader wajib untuk turut serta dan berperan secara aktif dalam kegiatan / usaha yang dilakukan oleh Paguyuban angkatan 2002 untuk mencapai tujuannya.
2. Anggota mempunyai hak untuk memilih dan dipilih serta hak untuk berbicara.
3. Anggota untuk mengajukan atau diajukan dalam pemilihan ketua paguyuban 2002 dan dapat meminta dilakukan rapat khusus secara terbuka.
Pasal 13
1. Keanggotaan Paguyuban 2002 diperoleh dengan cara sebagai berikut :
a. Mengajukan permohonan secara tertulis diatas formulir yang telah disediakan oleh Pengurus/panitia Paguyuban 2002.
b. Keanggotaan dinyatakan sah jika yang bersangkutan sudah terdaftar di dalam Buku Induk Anggota Paguyuban 2002.
2. Seorang anggota dapat dikenakan pemecatan baik sementara atau tetap oleh Pimpinan Ketua Paguyuban 2002,apabila melakukan salah satu dari 3 hal tersebut dibawah ini :
a. Melanggar Anggaran Dasar Paguyuban 2002
b. Melakukan perbuatan yang merugikan dan mencemarkan Organisasi.
c. Baik langsung atau tidak langsung terlibat dalam perkara hukum atau pidana yang mengakibatkan rusaknya citra organisai.

Pasal 14
1. Keanggotaan Paguyuban angkatan 2002berakhir karena :
a. Meninggal dunia.
b. Mengundurkan diri.
c. Diberhentikan sementara ( schorsing ).
d. Dipecat.
2. Tata-cara pengunduran diri, pemberhentian sementara dan pemecatan sebagai anggota, diatur dalam Peraturan Rumah Tangga Paguyuban 2002.
BAB VI
SANKSI
Pasal 15
Terhadap pengurus dan anggota yang melanggar ketentuan Anggaran Dasar dikenakan sanksi sebagai berikut:
1. Pengurus dapat diberhentikan oleh rapat anggota dan atau diproses melalui ketentuan hukum yang berlaku apabila:
a. Tidak melakukan tugas pelaksanaan pengelolaan Paguyuban Angkatan 2002
b. Melakukan tindakan yang melanggar AD, ARTpaguyuban angkatan 2002
c. Tidak melaksanakan rapat anggota dalam rangka pertanggung jawaban kepada anggota
2. Anggota dapat diberhentikan oleh pengurus atas informasi dari peserta atau keanggotan apabila:
a. Terbukti menyalahgunakan uang, yang mengakibatkan kerugian pada paguyuban angkatan 2002.
b. Melakukan tindakan yang dapat mencemarkan nama baik organisasi Paguyuban angkatan 2002.

BAB VII
PERSELISIHAN
Pasal 16
1. Setiap perselisihan yang timbul dalam penyelenggaraan rapat paguyuban angkatan 2002 diselesaikan secara internal melalui musyawarah pengelola dan pengurus serta dengan jiwa kebersamaan.
2. Apabila perselisihan tidak dapat diselesaikan, maka penyelesaiannya menurut ketentuan hukum yang berlaku.
BAB VIII
SUSUNAN ORGANISASI, KEKUASAAN DAN WEWENANG
Pasal 17
Organisasi tingkat nasional yang berkedudukan di Ibukota Negara Republik Indonesia dipimpin oleh Pimpinan Ketua Paguyuban 2002 (PKP).
Pasal 18
Kekuasaan

Kekuasaan tertinggi Paguyuban Angkatan 2002 ada pada musyawarah.

BAB IX
PERBENDAHARAAN

Pasal 19

Sumber dana dan pembiayaan Paguyuban angkatan 2002 terdapat dari :
a. Uang pangkal dan iuran anggota;
b. Usaha-usaha Organisasi;
c. Sumbangan yang sah dan tidak mengikat.

BAB X
RAPAT- RAPAT
Pasal 20
1. Rapat Anggota merupakan kekuasaan tertinggi dalam Paguyuban angkatan 2002 dimana setiap anggota wajib menghadirinya.
2. Rapat pembentukan Paguyuban angkatan 2002 merupakan rapat anggota pertama dengan kepengurusan organisai.
3. Rapat Anggota dilakukan minimum setahun sekali atas dasar undangan yang disampaikan oleh PengurusPaguyuban angkatan 2002.
4. Rapat paguyuban angkatan 2002 dapat pula diselenggarakan sewaktu – waktu atas kehendak anggotanya minimalsekurang-kurangnya 1/2 dari anggota dan disetujui sekurang-kurangnya 2/3 jumlah anggota yang hadir.
5. Setiap anggota paguyuban angkatan 2002 mempunyai satu suara.
6. Setiap keputusan dalam rapat anggota diambil secara musyawarah untuk mufakat, dengan menjunjung tinggi azas kebersamaan. Jika tidak dicapai mufakat, maka keputusan diambil berdasarkan suara terbanyak dari anggota yang memiliki hak suara yang hadir di dalam rapat.
Pasal 21
1. Rapat anggota dinyatakan sah jika dihadiri lebih dari separuh jumlah anggota.
2. Jika rapat anggota tidak dapat berlansung karena tidak memenuhi forum sebagaimana dimaksud pada ayat 1 pasal ini, maka rapat anggota ditunda selama tujuh (7) hari dengan pemberitahuan tertulis kepada anggota.
3. Apabila yang terdapat pada ayat 2 dalam pasal ini tidak dapat dicapai, maka setelah diadakan penundaan selama satu jam dan telah melaksanakan ayat 2 pasal ini, rapat dapat dilaksanakan dan dianggap sah adanya.
4. Anggota yang tidak dapat hadir dalam rapat anggota tidak diwakilkan suaranya kepada anggota yang lain.

5. Perubahan AD/ART Paguyuban angkatan 2002 dilakukan berdasarkan keputusan bersama hasil Rapat Anggota.
BAB XI
PENGURUS
Pasal 22
1. Pengurus dipilih dari dan oleh anggota paguyuban angkatan 2002 dalam rapat anggota.
2. Pengurus merupakan pemegang kuasa rapat anggota tertingi.
3. Pengurus terdiri dari:
a. Ketua.
b. Wakil Ketua.
c. Sekretaris.
d. Bendahara
e. Anggota (jumlahnya ditentukan berdasarkan kebutuhan).
4. Syarat umum untuk dapat dipilih menjadi pengurus ditentukan dalam ART Paguyuban angkatan 2002.
Pasal 23
1. Masa Jabatan pengurus adalah 3 tahun dan dapat dipilih kembali sebanyak dua kali priode.
2. Pergantian atau permintaan penggantian Pengurus inti (Ketua, Wakil Ketua, dan Sekretaris serta Benbahara) termasuk sebelum habis masa jabatan hanya dapat dilaksanakan dalam rapat anggota atas permintaan sekurang-kurangnya ½ dari anggota dan disetujui sekurang-kurangnya 2/3 jumlah anggota yang hadir. Permintaan penggantian pengurus harus disampaikan secara tertulis.Pengurus baru ditentukan pada saat rapat anggota tersebut.
3. Penggantian pengurus lain (Deputi I,II dan III) dapat dilakukan oleh Rapat Pengurus Inti dan Anggota yang lain dan disetujui oleh seluruh Pengurus dan anggota.
4. Rapat anggota dapat memberhentikan dan mengganti pengurus setiap waktu bila:
a. Pengurus melakukan kecurangan atau merugikan organisasi Paguyuban angkatan 2002.
b. Pengurus tidak mentaati Azas atau AD, ART Paguyuban angkatan 2002
c. Atas permintaan sendiri.

5. Bila seseorang Anggota pengurus inti berhenti atas permintaan sendiri sebelum habis masa jabatannya maka pengurus inti yang lainsecara otomatis dapat menggantikan sementara sampai habis masa jabatan kepengurusan tersebut selesai.
BAB XII
HAK DAN KEWAJIBAN PENGURUS
Pasal 24
1 Pengurus berhak untuk:
a. Memimpin organisasi paguyuban angkatan 2002.
b. Menunjuk pengelola yang professional.
c. Melakukan semua agenda utama paguyuban angkatan 2002.
e. Membuat rencana kerja dan anggaran tahunan paguyuban angkatan 2002.
f. Menyelenggarakan rapat anggota.
2. Pengurus dalam melaksanakan tugas, berkewajiban:
a. Bertanggung jawab atas pelaksanaan pengelolaan paguyuban angkatan 2002.
b. Mengadakan rapat pengurus minimal 2(dua) kali dalam 4 (empat)sebulan untuk mengevaluasi pelaksanaanoperasional dan kegiatan Paguyuban angkatan 2002.
c. Memberikan laporan pertanggung jawaban pada rapat anggota minimal 1 (satu) kali dalam setahun.
d. Berpedoman pada AD/ ART Paguyuban angkatan 2002, dan keputusan lainnya.
3. Pengurus bertanggung jawab terhadap rapat anggota paguyuban angkatan 2002.
4. Pengurus selama memegang jabatan tidak mendapat gaji.

BAB XIII
DEWAN PEMBINA
Pasal 25
DEWAN PEMBINA adalahtokoh masyarakat / cendikiawan, pemuka agama atau pejabat pegawai negeri sipilyang diminta baik oleh pengurus inti paguyuban angkatan 2002, karena dipandang sebagai orang yang perduli serta mempunyai pandangan dan sikap serta tujuan yang sama dengan visi dan misi paduyuban angkatan 2002.

BAB XIV
PERATURAN RUMAH TANGGA

Pasal 26
1. Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar akan dimuat dalam peraturan rumah tangga yang tidak boleh bertentangan dengan Anggaran Dasar ini.
2. Peraturan Rumah Tangga ditetapkan oleh Pimpinan pengurus pusat.
BAB XV
PERUBAHAN ANGGARAN DASAR DAN PEMBUBARAN
Pasal 27
1. Perubahan Anggaran Dasar hanya dapat dilakukan dalam Musyawarah Nasional.
2. Paguyuban angkatan 2002 hanya dapat dibubarkan dalam Musyawarah Nasional, bila tidak menjadikan kedaikan /mampaat bagi organisasi khususnya anggota itusendiri (mudorot), maka yang diadakan khusus untuk itu atas permintaan sekurang-kurangnya 1/2 Anggota yang hadir dan disetujui oleh sekurang – kurangnya 2/3 dari jumlah anggota rapat.
BAB XVI
PENUTUP
Pasal 28
1. Anggaran dasar ini berlaku sejak ditetapkan oleh rapat anggota.
2. Keputusan lebih lanjut mengenai ketentuan dalam AD ditentukan oleh ART atau Aturan Khusus yang disepakati oleh rapat anggota paguyuban angkatan 2002.

Ditetapkan
Jakarta, tanggal Mei 2013
PIMPINAN KETUA PAGUYUBAN 2002

(HANIF KARTIKA YUDA, SE.)

ATURAN RUMAH TANGGA
PAGUYUBAN ANGKATAN 2002

BAB I
KEANGGOTAAN
Pasal 1
Persyaratan Keanggotaan
1. Warga negara Indonesia yang bekerja di intansi Kementerian Perhubungan yang masak kerjanya terhitung muai tanggal 01 desember 2002 dan memiliki komitmen untuk memajukan KPLP.
2. Patuh dan taat terhadap AD/ART Paguyuban angkatan 2002.
3. Tidak pernah dihukum atau terpidana karena terlibat tindak pidana.

Pasal 2
Ketentuan Penerimaan Anggota
1. Penerimaan keanggotaan dilakukan melalui SekatariatPaguyuban agkatan 2002, untuk kemudian disahkan oleh Pimpinan Ketua Paguyuban angkatan 2002 (PKP).
2. Sekatariat paguyuban angkatan 2002 melaporkan perkembangan jumlah keanggotaan baru kepada Pimpinan Ketua Paguyuban angkatan 2002 (PKP) setiap 1 (satu) tahun sekali pada saat Rapat anggota/HUT Paguyuban angkatan 2002.
3. Tata cara pengajuan dan penerimaan keanggotaan, ditetapkan dengan Kartu Anggota Paguyuban Angkatan 2002.

Pasal 3
Hak dan Kewajiban Anggota
Hak Anggota :
1. Setiap anggota mempunyai hak untuk hadir dan berbicara serta memberikan suara dalam acara-acara yang diselenggarakan oleh organisasi.
2. Setiap anggota mempunyai hak untuk memilih dan dipilih sebagai anggota Dewan Pimpinan.
Kewajiban Anggota :
1. Menaati Anggaran Dasar dan Aturan Rumah Tangga Paguyuban angkatan 2002.
2. Memenuhi segala kewajiban yang ditetapkan oleh PimpinanKetua Paguyuban angkatan 2002.
3.Turut berperan serta dalam memajukan dan menjaga nama baik Organisasi Paguyuban angkatan 2002.
Pasal 4
Mekanisme Pemberhentian Anggota
1. Setiap anggota memiliki hak mengundurkan diri atas permintaan sendiri, yang diajukan kepada Pimpinan Ketua Paguyuban angkatan 2002, untuk kemudian disampaikan melalui Rapat Harian.
2. Setiap anggota yang dinyatakan melanggar Anggaran Dasar pasal 13 ayat (2), dinyatakan gugur status keanggotaanya.
3. Selain sebagaimana dimaksud pada ayat (2) di atas, setiap anggota dapat diberhentikan karena :
a. Meninggal dunia.
b. Mengundurkan diri.
c. Diberhentikan sementara ( schorsing ).
d. Dipecat.

4. Sebelum pengambilan keputusan tentang pemberhentian status keanggotaan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) di atas, kepada yang bersangkutan dapat diberikan peringatan dalam bentuk :
a. Peringatan Lisan
b. Peringatan Tertulis Pertama
c. Peringatan Tertulis Kedua
5. Sebelum dilaksanakan pengambilan keputusan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan (3) di atas, yang bersangkutan memiliki Hak Jawab sebanyak 2 (dua) kali.
6. Apabila kemudian anggota yang dinyatakan gugur status keanggotaannya menyatakan keberatan, maka yang bersangkutan dapat mengajukan keberatan kepada Pimpinan Ketua Paguyuban angkatan 2002, untuk kemudian dipertimbangkan di dalam Rapar Musyawarah pengurus paguyuban.
BAB II
Pimpinan
Pasal 5
Susunan Pengurusan Paguyuban angkatan 2002
1. Dalam pengurusan organisasi paguyuban angkatan 2002, terdiri dari Ketua,Wakil Ketua, Sekretaris, dan Bendahara, serta Deputi I, II III dan IV Bidang masing – masing.
2. Deputi yang sebagaimana dimaksud pada ayat (1), sekurang-kurangnya terdiri dari berbagaibidang antara lain :
a.Deputi I Bidang Informasi dan Keanggotaan.
b.Depuiti II Bidang Sosial.
c.Depuiti III Bidang Hukum dan Litigasi
d.Depuiti IV Bidang Usaha dan Koperasi

Tugas pokok dan fungsi sebagaimana ayat (1) dan (2) di atas setidaknya adalah sebagai berikut :
a. Ketua.
1). Bertanggungjawab terhadap jalannya organisasi baik secara internal maupun eksternal.
2). Melaksanakan koordinasi umum dalam rangka pelaksanaan kebijakan organisasi dan program kerja di setiap tingkatannya.
3). Mengatasnamakan organisasi dalam pelaksanaan setiap kebijakan kelembagaan di setiap tingkatannya.
4). Memimpin rapat-rapat serta evaluasi terhadap pelaksanan kebijakan dan program kerja disetiap tingkatannya.
5). Mengesahkan Keputusan Organisasi disetiap tingkatannya.
b. Wakil Ketua.
1). Mengkoordinasikan fungsi dan tugas administrasi dan kesekretariataan disetiap tingkatannya.
2). Membantu Pimpinan Ketua Paguyuban angkatan 2002 dalam rangka menjalankan organisasi disetiap tingkatannya.
3). Menggantikan sementara tugas Pimpinan Ketua Paguyuban angkatan 2002, bila berhalangan dalam pelaksanaan tugas, mengambil kebijakan organisasi dan program kerja paguyuban angkatan 2002.
c. Sekretaris.
1). Membuat administrasi dalam pelaksanaankegiagtan kepengurusan paguyuban angkatan 2002.
2). Melakukan koordinasi dengandeputi di bidangnya masing – masing dalam rangkamengagendakan kediatan tersebut.
3). Membantu pimpina ketua paguyuban angkatan 2002 dalam membuat program organisasi dan mencatat serta mendata setiap kegiatan, agar dapat dipertanggung jawabkan.

d. Bendahara Umum.
1). Melaksanakan fungsi pengelolaan keuangan secara amanah dan profosional dalam menjalankan angaran organisasi paguyuban angkatan 2002.
2). Membantu Ketua dalam pelaksanaan kebijakan operasional pembiayaan organisasi disetiap tingkatannya.
3). Melaksanakan evaluasi internal dalam hal pengelolaan keuangan organisasi disetiap tingkatannya.
4). Bertanggungjawab kepada Ketua dan anggota dalam hal pengelolaan keuangan organisasi pada saat rapat anggota paguyuban angkatan 2002.
e. Deputi I Bidang Informasi dan Keanggotaan.
1). Bertanggungjawab kepada Pimpinan Ketua Paguyuban angkatan 2002 yang membawahinyadan melaporkan pelaksanaan program kerja secara berkala.
2). Memberikan informasi yang seluas – luasnya kepada anggota paguyuban angkatan 2002, baik dalam dibidang pendidikan teknis maupun non teknis, dan pelatihan – pelatihan secara nasional maupun internasional.
3). Membantu ketua dalam memberikan informasi yang berkaitan dengan keanggotan dan mendata serta mengola kegiatan keanggotaan.
f. Deputi II Bidang Sosial.
1). Bertanggungjawab kepada Pimpinan Ketua Paguyuban angkatan 2002 yang membawahinyadan melaporkan pelaksanaan program kerja secara berkala.
2). Merumuskan rancangan progam kerja jangka pendek dan jangka panjang, serta Melaksanakan program kerja secara teknis.
3). Memberikan bantuan sosial terhadap anggota paguyuban angkatan 2002, yang mengalami musibah alam maupun fisik diakibatkan baik secara sengaja atau tidak sengaja.
4). Membuat program bantuan sosisal terhadap masyarakat yang membutukan, guna eksistensinya organisasi paguyuban angkatan 2002.
5). Setiap bantuan atau program yang akan di laksanakan harus mendapat persetujuan dari Pimpinan ketua dalam forum rapat keanggotaan paguyuban angkatan 2002, sekurang-kurangnya ½ dari anggota paguyuban angkatan 2002 dan disetujui sekurang-kurangnya 2/3 jumlah anggota yang hadir.
g. Deputi III Bidang Hukum dan Litigasi.
1). Bertanggungjawab kepada Pimpinan Ketua Paguyuban angkatan 2002 yang membawahinyadan melaporkan pelaksanaan program kerja secara berkala.
2). Membuat rancangan peraturan – peraturan dan kebijakan organisasi dalam merumuskan Anggaran Dasar (AD) atau Aturan Rumah Tangga (ART) paguyuban angkatan 2002.
3). Memberikan perlidungan dan bantuan hukum baik secara langsung maupun berkala terhadap anggota yang bermasalah.
4). Membuat program jangka pendek/panjang serta memberikan pengertian hukum terhadap keanggotaan organisasi paguyuban angkatan 2002.
5). Setiap bantuan atau kebijakan hukum yang di berikan oleh Deputi III bidang HUKUM dan LITIGASI kepada anggotanya, terlebih harus mendapat persetujuan dari Pimpinan ketua dalam forum rapat keanggotaan paguyuban angkatan 2002, sekurang-kurangnya ½ dari anggota paguyuban angkatan 2002 dan disetujui sekurang-kurangnya 2/3 jumlah anggota yang hadir.
h. Deputi IV Bidang Usaha dan Koperasi.
1). Bertanggungjawab kepada Pimpinan Ketua Paguyuban angkatan 2002 yang membawahi dan melaporkan pelaksanaan program kerja.
2). Pemupukan modal yang berasal dari anggota.
3). Memberikan pelayanan pembiayaan kepada anggota untuk tujuan peningkatan kesejahteraan anggota.

4). Mengusahakan program pendidikan kewirausahaan bagi anggota untuk menambah pengetahuan tentang cara berusaha dan keterampilan yang dapat meningkatkan pendapatan para anggota.
5) Setiap melakukan kerjasama dengan koperasi atau lembaga lainnya dalam peningkatan pengembanganatau melalui pihak ketiga,terlebih harus mendapat persetujuan dari Pimpinan ketua dalam forum rapat keanggotaan paguyuban angkatan 2002, sekurang-kurangnya ½ dari anggota paguyuban angkatan 2002 dan disetujui sekurang-kurangnya 2/3 jumlah anggota yang hadir.
Pasal 9
Persyaratan Pimpinan
1. Untuk dapat ditetapkan menjadi Pimpinan ketua paguyuban angkatan 2002, maka harus memenuhi ketentuan sebagai berikut :
a. Diajukan atau dipilih secara aklamasi atau voting melalui forum rapat anggota paguyuban angkatan 2002.
b. Memiliki jiwa korsa dan dedikasi serta loyalitas terhadap organisasi.
c. Tidak pernah tersangkut kasus pidana atau pernah menjalani hukuman penjara (Narapidana).
d. Memiliki kompetensi dalam hal memajukan organisasi dan memiliki waktu yang cukup untuk berpartisipasi dalam setiap aktifitas organisasi.
e. Menyatakan kesediaan secara tertulis dan melampirkan daftar riwayat hidup.
2. Mendapat dukung suara dari anggota paguyuban angkatan 2002sekurang-kurangnya ½ dari anggota paguyuban angkatan 2002 dan disetujui sekurang-kurangnya 2/3 jumlah anggota yang hadir.
Pasal 10
Masa Jabatan Dan Pemberhentian Pimpinan
1. Masa Jabatan Pimpinan Ketua Paguyuban angkatan 2002 dalam tiap-tiap periode adalah 3 (Tiga) tahun, terhitung sejak tanggal ditetapkan dan disahkan olehMusayawarah Paguyuban Angkatan 2002.

2. Apabila terdapat anggota pengurus paguyuban angkatan 2002 yang dinyatakan terbukti melanggar ketentuan sebagaimana di atur pada AD/ART Paguyuban angkatan 2002, maka dapat memberhentikan sementara status kepengurusan yang bersangkutan melalui rapat musayawarah paguyuban angkatan 2002.
3. Apabila Pimpinan Ketua Paguyuban 2002 dipandang melanggar ketentuan AD/ART, Peraturan Organisasi, Haluan Kebijakan dan atau Keputusan Organisasi, maka dilaksanakan Musyawarah Luar Biasa berdasarkan permintaan tertulis dari sekurang-kurangnya 2/3 jumlah kepengurusan dan didukung oleh 3/4 jumlah peserta anggota paguyuban angkatan 2002.
4. Pengukuhan atas pemberhentian status anggota pengurus sebagaimana dimaksud pada ayat (2) di atas dilaksanakan melalui Surat Keputusan Pimpinan Ketua Paguyuban angkatan 2002.
5. Apabila terdapat Pimpinan atau anggota pengurus yang ternyata tidak dapat menjalankan tugas dan kewajiban sebagaimana mestinya, maka dapat menonaktifkan sementara status kepengurusan yang bersangkutan.
6. Penonaktifan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), (2) dan (3) di atas dilaksanakan setelah yang bersangkutan menerima teguran secara lisan sebanyak 1 (satu) kali, dan teguran secara tertulis sebanyak 2 (dua) kali.
7. Pelaksanaan ketentuan lebih lanjut mengenai Pemberhentian anggota Pimpinan atau pengurus di atur melalui Peraturan Organisasi yang khusus mengatur tentang hal tersebut.

BAB III
RAPAT KERJA PIMPINAN
Pasal 12
1. Rapat kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (1) di atas adalah sebagai berikut :
a. Rapat Pleno.
1). Sebagai pengambilan keputusan tertinggi ditingkat Pimpinan dalam rangka pengambilan keputusan strategis organisasi paguyuban angkatan 2002.

2). Dihadiri oleh sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah pengurus.
3). Dilaksanakan sekurang-kurangnya 1 kali dalam 1 tahun.
b. Rapat Harian
2. Sebagai pengambilan keputusan tertinggi setelah Rapat Pleno dalam rangka pengambilan keputusan strategis yang bersifat mendesak.
3. Dihadiri oleh sekurang-kurangnya 2/3 jumlah pengurus harian, yang terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, , Bendahara dan Kepala Deputi I – IV.
4. Dilaksanakan sekurang-kurangnya 1 kali dalam 4 bulan.
5. Sebagai pengambilan keputusan ditingkat Deputi di Bidang-bidang masing – masing dalam rangka perumusan maupun pelaksanaan program kerja.
6. Dihadiri oleh seluruh unsur Deputi dalamBidang masing – masing , dan dipimpin oleh Ketua atau Wakil Ketua yang membawahi Paguyuban angkatan 2002.
7. Dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan dalam rangka konsolidasi Pengurus paguyuban 2002 dan Depiti di bidang masing – masing.
8. Setiap pelaksanaan Rapat, senantiasa disertai dengan daftar hadir dan notulen rapat sebagai dokumen organisasi paguyuban angkatan 2002.
BAB IV
MUSYAWARAH
Pasal 13

Sebagaimana diatur di dalam Anggaran Dasar Pasal 19, maka Musyawarah Paguyuban angkatan 2002 terdiri dari :
1. Musyawarah Luar Biasa
2. Musyawarah Biasa

Pasal 14
Ketentuan Pelaksanaan Musyawarah Luar Biasa
1. Ketentuan tentang pelaksanaan Musyawarah Luar biasa mengacu pada ketentuan pelaksanaan Musyawarah pengurus dan anggota paguyuban angkatan 2002, sebagaimana di atur di dalam Anggaran Dasar pasal 20, 21, 22, 23, dan 24.
2. Pelaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa dapat diselenggarakan apabila terdapat pelanggaran oleh Ketua Umum terhadap AD/ART, Peraturan Organisasi, Haluan Kebijakan dan atau Keputusan Organisasi, serta dalam keadaan tidak mampu melaksanakan tugas-tugasnya sebagaimana diamanatkan oleh Musyawarah, dengan mengacu pada ketentuan ART Paguyuban angkatan 2002.
Pasal 15
Mekanisme Musyawarah
1. Sebelum pelaksanan Musyawarah, Pimpinan ketua paguyuban 2002, melaksanakan Pra Musyawarah dalam rangka mempersiapkan dan menjaring masukan sebagai bahan.
2. Tata Tertib sebagaimana dimaksud pada ayat (1) di atas tidak boleh bertentangan dengan AD/ART.
3. Pengambilan keputusan di dalam pelaksanaan Musyawarah luar biasa atau musyawarah biasa diupayakan melalui Musyawarah untuk mencapai Mufakat.
4. Apabila ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) di atas tidak tercapai, maka Pimpinan Rapat dapat menetapkan mekanisme pengambilan keputusan berdasarkan suara terbanyak.
5. Pelaksana Musyawarah adalah Pimpinan disetiap tingkatannya.
6. Dalam pelaksanaan Musyawarah, agar dibentuk Panitia Pengarah dan Panitia Pelaksana musyawarah.
7. Setelah Laporan Pertanggungjawaban Pimpinan musyawarah, maka kepengurusan paguyubann angkatan 2002 ditingkatan tersebut dinyatakan demisioner.

Pasal 16
Pimpinan Sidang Musyawarah
1. Sidang-sidang musyawarah luar biasa atau biasa pada forum rapat anggota paguyuban angkatan 2002 sekurang-kurangnya ½ dari anggota paguyuban angkatan 2002 dan disetujui sekurang-kurangnya 2/3 jumlah anggota yang hadir.
2. Setelah Tata tertib Musyawarah disahkan, Pimpinan ketua paguyuban angkatan 2002 diserahkan kepada Pimpinan Sidang Sementara.

BAB V
KEUANGAN
Pasal 17
Sumber Keuangan
Sumber-sumber dana untuk pembiayaan organisasi berasal dari :
1. Iuran anggota.
2. Kerjasama dengan Instansi Terkait.
3.Kerjasama dengan pihak donor.
4. Sumber-sumber lainnya yang sah dan tidak mengikat.
Pasal 18
Ketentuan dan Azas Pengelolaan Keuangan
1. Penetapan atau ketentuan jumlah iuran anggota paguyuban angkatan 2002,dilakukan dalam Rapat keanggotan paguyuban angkatan 2002.
2. Pelaksanaan pengelolaaan keuangan organisasi di setiap tingkatan harus memperhatikan azas-azas sebagai berikut :
a. Akuntabilitas.
b. Transparansi.

c. Kepatutan.
d. Kelayakan.
e. Efesiensi.
f. Efektifitas
BAB VI
MAKNA SIMBOL DAN VISI, MISI
Pasal 19
Simbol
Simbol yang di pergunakan dalam organisais paguyuban angkatan 2002adalah sebagai berikut :
1. Gambar sebuah lingkaran yang berwarna hitam di apit dengan 2 (dua) jankar, di dalam lingkaran terdapat bendera merah putih tertulis angka 2002 dan kanan – kirinya ditambah bintang dengan makna bahwa angkatan 2002 memiliki sikap solideritas tingi dan tekat yang kuat dalam menjalankan tugas dan fugsinya untuk memajukan KPLP dan organisasinya.

2. Lumba – lumba berwarna biru merupakan wujut atau naruli dari sifat anggota angkatan 2002 yang memiliki jiwa saling tolong menolong, cerdas dan patang utuk menyerah.

3. Terisula berlambangkan sebuah pusaka jaman pewayangan yang merupakan salah satu senjata utama di gunakan oleh para kesatria dalam berperang, selain itu merupakan simbul tegaknya surpermasi hukum atau norma – norma berdirinya paduyuban angkatan 2002, sebagai tiga pilar pedoman yang harus di hayati atau di tanamkan kedalam jiwa aparatur 2002 antara lain :
a. Pancasila = Sebagai daras Negara.
b. UUD = Sebagai pedoman atau landasan Negara.
c. Lima Citra Manusia Perhubungan = adala semboyan aparatur kementerian perhubungan dalam menjalankan tugas –tugasnya.

4 Lambang NKRI dengan maksud dan tujuan untuk mepersatukan dan memperkuat tali persaudaraan antara Angkatan KPLP tahun 2002 yang telah tersebar di seluruh wilayah Indonesia kurang lebih sudah ±10 (sepuluh) tahun bekerja baik di kantor pusat maupun di UPT besar/kecil ( Kemenhub, Pangkalan PLP Kelas I, dan II, Kesyahbandaran Utama, Kelas I dan II, III serta Otorita Pelabuhan).
5. Sertadalam likaran tersebut dibawahnya terdapat tulisan “ EKA BAHARI DHARMA BHAKTI PRAJATAMA “, dalam filosofi angkatan 2002 adalah sebagai garda terdepanuntuk menjalankan organisasi ini lebik baik dan maju memimpin Derektorat Jenderal Perhubungan laut di masa yang akan datang.

BAB VII
PERUBAHAN AD/ART
Pasal 20
1. Perubahan AD/ART hanya dapat dilakukan melalui forum Musyawarah luar biasa.
2. Rencana perubahan mengenai AD/ART diajukan oleh anggota paguyuban angkatan 2002 dan disampaikan kepada pimpinan ketua paguyuban angkatan 2002 melalui forum rapat paguyuban 2002, dan sekurang-kurangnya ½ dari anggota paguyuban angkatan 2002 dan disetujui sekurang-kurangnya 2/3 jumlah anggota yang hadir.

BAB VIII
PEMBUBARAN ORGANISASI
Pasal 21
1. Pembubaran organisasi paguyuban angkatan 2002 hanya dapat dilakukan melalui forum rapat organisai paguyuban angkatan 2002, yang secara khusus dilaksanakan untuk itu.
2. Pelaksanaan ketentuan sebagaimana ayat (1) diatas, diputuskan melalui Rapat pengurus paguyuban angkatan 2002,yang sekurang-kurangnya ½ dari anggota paguyuban angkatan 2002 dan disetujui sekurang-kurangnya 2/3 jumlah anggota yang hadir.

BAB IX
ATURAN TAMBAHAN
Pasal 22
Segala sesuatu ketentuan dalam penyelenggaraan organisasi pada setiap tingkatan Dewan Pingurus paguyuban angkatan 2002 harus dapat menyesuaikan dalam waktu 6 (enam) bulan setelah Keputusan AD/ART ini ditetapkan.
BAB X
PENUTUP
Pasal 23
1. Aturan Rumah Tangga ini merupakan penjabaran dari Anggaran Dasar.
2. Aturan Rumah Tangga ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
3. Hal-hal yang belum di atur di dalam AD/ART ini akan diatur dan dijabarkan lebih lanjut di dalam Peraturan Organisasi.

Ditetapkan
Jakarta, tanggal Mei 2013
PIMPINAN KETUA PAGUYUBAN 2002

(HANIF KARTIKA YUDA, SE.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s